Archive for the ‘Handpone’ Category

iPhone OS 4.0 konten iklan

Beredar rumor bahwa iPhone OS 4.0 bakal memiliki konten iklan sendiri yang diberi nama iAd. Jika benar, maka gadget besutan Apple seperti iPhone, iPod Touch, serta iPad bakal menjadi ladang emas.

Rumor tersebut datang dari gelaran iPhone Developer Centric Event yang digelar beberapa hari lalu

Memang ini masih sekadar kabar angin, hanya saja jika benar adanya maka ke depannya gadget-gadget milik Apple akan dilirik banyak pengiklan. Dengan adanya App Store serta munculnya iPad, sepertinya pangsa pasar Apple semakin melebar. Lahan iklan pun kian potensial.

Jika dilihat dari sisi strategi marketing, Apple juga telah memiliki jutaan data diri konsumen mereka yang menggiurkan bagi para pemasang iklan yang bermain di ranah direct-sales marketing.

Namun sayangnya, perusahaan yang digawangi Steve Jobs ini pun masih belum memberi konfirmasi. Tapi yang pasti, jika Apple benar-benar memasang iAd, kemungkinan terbesar aplikasi gratis di App Store — yang sebagian besarnya adalah games — bakal menjadi sasaran empuk pemasang iklan.

Dapatkan berita daerah, gossip & olahraga diHandphone Nokia dengan mengaktifkan layanan Nokia Life Tools

Adobe CS5 Diusung 250 Fitur keren

Aplikasi yang ditunggu-tunggu penggiat industri grafis akhirnya datang juga. Ia adalah paket software Adobe Creative Suite 5 (CS5).

Seperti dikutip detikINET dari situs Adobe, Senin (12/4/2010), sebanyak 14 jenis suite Adobe kini telah di-upgrade. CS5 pun dilengkapi dengan Adobe Flash Catalyst yang memudahkan pengguna awam yang kurang menguasai coding untuk membuat suatu konten interaktif.

Adobe mengklaim ada 250 jenis fitur baru yang ditambahkan. Selain itu CS5 juga bakal mendukung platform Adobe Flash Player 10.1, serta AIR 2 di masa depan. Total 15 produk telah dipaket dalam empat fungsi berbeda. Di antaranya:

  • CS5 Design Premium seharga US$ 1.899
  • CS5 Web Premium seharga  US$ 1.799
  • CS5 Production Premium seharga US$ 1.699
  • CS5 Master COllection seharga US$ 2.599

Sembari menunggu kehadirannya di Indonesia, pengguna yang berminat bisa mengunduh versi trial 30 harinya pada link berikut.   ( fw / ash )

Dapatkan berita daerah, gossip & olahraga diHandphone Nokia dengan mengaktifkan layanan Nokia Life Tools

harga WePad US$ 600.

Apple iPad sepertinya memang menciptakan tren tersendiri di dunia teknologi, sehingga banyak pihak tergerak membuat produk kompetitor. Pesaing terkini iPad berasal dari negara Bavaria, Jerman, dengan tablet WePad.

Tablet WePad diproduksi perusahaan Neofonie GmbH yang berbasis di Jerman. Yang membedakannya dari iPad, WePad mempunyai layar yang lebih lega sebesar 11,6 Inch dan berbasis sistem operasi Android.

Sedangkan soal spesifikasi, WePad menawarkan fitur yang cukup menarik bahkan melebihi iPad. Tablet ini mendukung Flash, ada dua port USB, Wi Fi, Webcam dan pilihan kapasitas penyimpanan 16GB atau 32GB.

Dalam peluncuran yang dilakukan di Berlin, Hoffer von Ankershoffen selaku pendiri Neofonie optimistis WePad dapat bersaing dengan iPad. Sebab soal teknologi dan keterbukaan sistem operasi, WePad diklaim lebih unggul.

Namun WePad baru dilego di pasaran Jerman pada akhir Juli yang berarti kalah start dari iPad yang rencananya bakal dipasarkan di Jerman mulai akhir April

harga WePad dipatok mulai US$ 600.

Israel haramkan Teknologi Ipod

Demam iPad yang melanda dunia rupanya tidak akan sampai ke Israel. Di sana, perangkat berbentuk tablet keluaran terbaru Apple itu ‘diharamkan’. Apa sebabnya?

Pekan ini, Pemerintah Israel resmi melarang impor iPad. Pada Kamis (15/4/2010), Bea dan Cukai negara itu mengumumkan bahwa mereka telah menyita 10 buah iPad yang coba dibawa masuk wilayah negaranya.

Pelarangan itu didasarkan pada alasan bahwa keberadaan iPad akan menyita kapasitas jaringan nirkabel yang tersedia dan dikhawatirkan akan mengganggu peralatan lain.

Israel akan melarang masuk iPad, bahkan oleh turis sekalipun, sampai adanya kepastian bahwa perangkat itu memenuhi standar setempat.

“Jika Anda mengoperasikan peralatan yang memakai pita frekuensi yang berbeda dengan peralatan lain yang menggunakan pita frekuensi yang sama, maka akan terjadi interferensi,” kilah Deputi Direktur Senior di Kementerian Komunikasi Israel, Nati Schubert.

“Kami tak peduli di mana orang membeli (iPad), tapi tanpa regulasi, maka akan terjadi kekacauan,” paparnya.

Schubert menjelaskan bahwa Komisi Komunikasi Federal AS mengizinkan iPad memiliki pancaran Wi-fi yang lebih kuat daripada peralatan sejenis yang ada di Eropa atau Israel.

Walau begitu, sejauh ini langkah Israel untuk melarang keberadaan iPad di negaranya tidak diikuti oleh negara Eropa lainnya. Israel berharap masalah ini dapat selesai ketika Apple merilis iPad versi internasional bulan depan.