< Browse > Home / Campuran / Blog article: Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial

| Mobile | RSS

Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial

November 4th, 2011 | 25 Comments | Posted in Campuran

Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial Minggu lalu, kami belajar tentang “KONFLIK” pada matakuliah Ilmu Sosial Dasar. Pada mata kuliah ini dosen menjelaskan apa-apa saja yang memicu konflik, apa mudharat dari konflik, serta apa pula manfaatnya.

Namun, karena terbatasnya waktu perkuliahan, bahasan tentang konflik yang seharusnya habis hari itu, masih menyisakan satu bahasan yaitu bagaimana cara atau “strategi penyelesaian konflik”. Dan itupun menjadi tugas bagi kami dan dikumpul pada waktu UAS. Walaupun UAS masih 2 minggu lagi, tapi tidak ada salahnya kalau saya selesaikan sekarang. Biar tugas-tugas tidak menumpuk  icon biggrin Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial

Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial2 Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial

Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial

Sebelum saya membahas tentang strategi penyelesaian konflik, saya akan coba rollback kembali sedikit mengenai hal-hal pemicu konflik, manfaat konflik, dan mudharatnya.

Apa itu konflik ??

Menurut Robbin (1996) konflik adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang terlibat baikpengaruh positif maupun pengaruh negatif.

Apa-apa saja yang bisa memicu konflik ???

  • Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
  • Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
  • Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
  • Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.

Manfaat konflik :

  • meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (ingroup) yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
  • meningkatkan persatuan.

Mudharatnya :

  • keretakan hubungan antar kelompok yang bertikai.
  • perubahan kepribadian pada individu, misalnya timbulnya rasa dendam, benci, saling curiga dll.
  • kerusakan harta benda dan hilangnya jiwa manusia.
  •  dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.

Nah, itu semua yang diatas sudah dibahas pada minggu lalu.

Selanjutnya saya akan share penemuan saya tentang tugas saya disini yaitu “strategi penyelesaian konflik”

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK
Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :

1. Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
2. Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
3. Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
4. Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
5. Penghindaran
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.

Sedangkan dalam wikipedia dijelaskan Cara-cara Pemecahan konflik seperti :

  1. Gencatan senjata, yaitu penangguhan permusuhan untuk jangka waktu tertentu, guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu. Misalnya : untuk melakukan perawatan bagi yang luka-luka, mengubur yang tewas, atau mengadakan perundingan perdamaian, merayakan hari suci keagamaan, dan lain-lain.
  2. Abitrasi, yaitu suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak. Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.
  3. Mediasi, yaitu penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat. Contoh : PBB membantu menyelesaikan perselisihan antara Indonesia dengan Belanda.
  4. Konsiliasi, yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama. Misalnya :Panitia tetap penyelesaikan perburuhan yang dibentuk Departemen Tenaga Kerja. Bertugas menyelesaikan persoalan upah, jam kerja, kesejahteraan buruh, hari-hari libur, dan lain-lain.
  5. Stalemate, yaitu keadaan ketika kedua belah pihak yang bertentangan memiliki kekuatan yang seimbang, lalu berhenti pada suatu titik tidak saling menyerang. Keadaan ini terjadi karena kedua belah pihak tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur. Sebagai contoh : adu senjata antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada masa Perang dingin.
  6. Adjudication (ajudikasi), yaitu penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan.

Adapun cara-cara yang lain untuk memecahkan konflik adalah :

  1. Elimination, yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat di dalam konflik, yang diungkapkan dengan ucapan antara lain : kami mengalah, kami keluar, dan sebagainya.
  2. Subjugation atau domination, yaitu orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar untuk dapat memaksa orang atau pihak lain menaatinya. Sudah barang tentu cara ini bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihak-pihak yang terlibat.
  3. Majority rule, yaitu suara terbanyak yang ditentukan melalui voting untuk mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan argumentasi.
  4. Minority consent, yaitu kemenangan kelompok mayoritas yang diterima dengan senang hati oleh kelompok minoritas.  Kelompok minoritas sama sekali tidak merasa dikalahkan dan sepakat untuk melakukan kerja sama dengan kelompok mayoritas.
  5. Kompromi, yaitu jalan tengah yang dicapai oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam konflik.
  6. Integrasi, yaitu mendiskusikan, menelaah, dan mempertimbangkan kembali pendapat-pendapat sampai diperoleh suatu keputusan yang memaksa semua pihak.

Demikian lah artikel singkat ini tentang Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial semoga dapat bermanfaat,

Tugas ISD

Luthfie fadhillah

311.07933

GD Star Rating
loading...
GD Star Rating
loading...
Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial, 9.3 out of 10 based on 10 ratings
Leave a Reply 26081 views, 30 so far today |
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Keyword :
Follow Discussion

25 Responses to “Menyelesaikan Permasalahan Konflik Sosial”

  1. toko baju muslim Says:

    artikelnya menarik gan..di tunggu posting berikutnya..

    [Reply]

  2. M Mursyid PW Says:

    Wuih…, PR-nya manstab.
    Blogging sekalian sambil belajar ya, Mas. Salut!

    [Reply]

    admin Reply:

    alhamudillah pak :D
    ia nee..sakalian belajar ^___^
    mohon bimbingannya gan

    [Reply]

  3. Nuno Says:

    ko kayak belajar pelajaran sosiologi di SMA

    [Reply]

  4. aryani dewi Says:

    Artikel yang sangat bermanfaat, slain itu teknik SEO d artikel jg dpakai y :)))

    oiya link ny dah saya pasang di blog. silakan d cek. maaf agak telat.

    [Reply]

  5. young drivers insurance Says:

    wew….PR 4….seram banget….

    [Reply]

  6. model busana muslim Layali Says:

    Artikel yang mantaaap!
    mas,mau donk PR nya he..he..

    [Reply]

  7. serba serbi Says:

    ya ngilangin suntuk gan. Dari pada konflik mendingan bloging.

    [Reply]

  8. UNKNOWN Says:

    ehm informasi yg sangat menarik tuk d baca, btw support & keep write bro :D

    salam kenal & baca jg Apa Itu Delegasi yang Efektif

    [Reply]

  9. yuk berbagi Says:

    Artikelnya bagus, apalagi sekarang sering terjadi konflik dengan berbagai sebab.
    Kalau lihat cara2 penyelesaiannya cukup rumit juga ya…

    [Reply]

  10. Restsindo-hty Says:

    KOnflik sosial semakin memanas di negara kita. Mungkin karena dampak dari pemanasan Global dimana terjadinya peningkatan suhu di bumi. Akibatnya kepala dan hati manusia juga semakin memanas. Emosi tidak dapat dikendalikan, ego semakin tinggi.
    banyak orang beranggapan bahwa dirinya sendiri yang paling benar dan mengabaikan hak hak orang lain. Menungso … menungso …..

    [Reply]

  11. adibey Says:

    artikel yang menarik untuk di baca gan, konflik sosial menjadi sangat sensitif…

    [Reply]

  12. Blogspot Pemula Says:

    Konflik dimana2. Semakin merebak.
    Alasan dasar terjadinya konflik biasanya didasari Ego.
    Tapi biasanya yang paling mendasar ialah faktor financial.
    Mantap Artikel nya Om.
    Salam Kenal. Sukses selalu

    [Reply]

  13. masyhury Says:

    Tulisannya kayak belajar sosiologi saja..
    Dulu saya paling suka nih… :D

    [Reply]

  14. mubin Says:

    wahh permasalhan sosial emang bener2 komplek.. musti disikapi dengan baik pula..

    salam kenal mas :)

    [Reply]

  15. Deindra Says:

    dan akhir akhir ini jadi sering banget ya terjadi konflik sosial, dari yang tingkat kampung, kampus sampai rebutan lahan…kira kira kenapa ya penyebabnya?

    [Reply]

  16. POTRET Says:

    artikel yang menarik untuk di baca gan, konflik sosial menjadi sangat sensitif…

    [Reply]

  17. obat tradisional herbal alami Says:

    kayaknya memang benar harus di selesaikan, tapi untuk menyelesaikannya memerlukan waktu yang sangat panjang bahkan cuma beberapa persen saja yang akan berhasil, karena itu seperti tradisi, jadi turun menurun,,, karena penyelesaian seperti itu bukan hanya di negara kita tetapi di seluruh dunia,,,,

    [Reply]

  18. Reliable Car Hire in Bali Says:

    Artikel yg sangat bermanfaat

    [Reply]

  19. rama Says:

    biasa aja

    [Reply]

  20. admin Says:

    Terima Kasih Atas Kunjunganya

    [Reply]

  21. ryee Says:

    thankz buat infonya. izin copas beberapa yah untuk buat tugas

    [Reply]

  22. cara memilih kayu jati yang baik Says:

    keren gan, kamsih infonya

    [Reply]

  23. Sewa Mobil Jakarta Selatan Says:

    selesaikan konflik di antara kita :D

    [Reply]

  24. rental mobil medan Says:

    Berdamailah!!

    [Reply]

Leave a Reply

Tautan komentar adalah nofollow free.